United Ingin Gantikan Michael Carrick Dengan Gelandang Napoli, Jorginho

Manchester United diketahui ingin mencari pengganti gelandang andalannya, Michael Carrick, di musim panas mendatang. Dan seperti yang diungkap oleh media The Sun, mereka telah memasukkan nama geladang Napoli asal Brasil, yaitu Jorginho.

Kontrol bola Jorginho dari Napoli
Kontrol bola Jorginho dari Napoli

Carrick mengawali karirnya sebagai pemain West Ham United yang rutin dimainkan setelah sempat dipinjamkan menuju Swindon Town dan Birmingham City di musim perdananya. Ia pun dilibatkan sebanyak 159 kali dalam lima tahun keberadaannya dan mencetak enam gol. Namun pada musim panas 2004, Ia pun beralih menuju Tottenham Hotspur dan akhirnya diboyong oleh Manchester United dua tahun kemudian.

Pemain asal Inggris itu awalnya direkrut oleh Sir Alex Ferguson untuk menggantikan Roy Keane dan hingga berganti manajer, ia masih terus dilibatkan ditim utama kubu setan merah hingga saat ini. Namun sayang, pemain tersebut kini telah berusia 36 tahun, dan memaksanya untuk gantung sepatu setela musim ini berakhir.

Tentu kehilangan Carrick akan meninggalkan United kekurangan pemain yang mampu mendistribusikan bola yang berkualitas di lini tengah serta membantu serangan dan mengendalikannya di lini tengah. Dan hal ini membuat Mourinho sibuk mencari penggantinya.

Selain itu, mereka diperkirakan takkan kehilangan Michael Carrick saja dimusim depan, karena gelandang lainya seperti Marouane Fellaini yang akan hengkang secara gratis karena tak ingin memperpanjang kontraknya, bahkan pemain dengan transfer termahal mereka yaitu Paul Pogba, juga akan pergi dari Old Trafford dimana ia memiliki hubungan tak harmonis dengan Mourinho.

Diketahui pelatih asal Portugal itu menginginkan Toni Kroos  namun namun sayangnya banyak keraguan tentang pemain gelandang andalan Real Madrid, untuk bergabung dengan mereka. Pasalnya pemain yang masih berusia 28 tahun itu memiliki performa yang baik dimana sangat membantu klub meraih gelar La Liga dan Liga Champions sejak keberadaannya. Dan masa baktinya hingga 2022, mereka akan engan menguangkannya dalam waktu dekat.

Kontrol bola Jorginho dari Napoli
Kontrol bola yang apik dari Jorginho, Napoli

United pun mencari alternatif lain dan kali ini mereka mengincar pemain gelandang Napoli yaitu Jorginho. Pasalnya beberapa musim belakangan Jorginho bisa diandalkan klubnya bahkan dimusim ini Ia telah menjadi pemain bintang untuk Napoli musim ini yang tengah memperjuangkan gelar Serie A menjatuhkan dominasi Juventus.

Meskipun demikan diyakini pemain yang memiliki kontrak hingga musim panas 2020 mendatang takkan murah, dimana Napoli masih membutuhkannya. Mereka akan menuntut jumlah yang signifikan untuk gelandang bintang mereka.

Dan seandainya Manchester United memang menginginkan Jorginho, mereka harus bertindak cepat, pasalnya, beberapa klub lain juga memburu gelandang Napoli itu seperti Manchester City. Apalagi dengan kabar bahwa Maurizio Sarri selaku pelatihnya juga dikaitkan kepergiannya menuju Chelsea menggantikan Antonio Conte, membuatnya enggan diasuh dengan pelatih baru.

 

Marc Overmars Sindir Gaya Bermain Manchester United

Legenda Ajax tersebut menilai bahwa tim arahan jose mourinho terlihat begitu takut mengambil resiko untuk bermain menyerang, dan akhirnya bertahan sepanjang laga. Menurut Overmars, filosofi tersebut sangat bertentangan dengan filosofi yang dimainkan oleh Ajax.

Marc Overmars Sindir Gaya Bermain Manchester United

Manchester United memang berhasil menggondol pulang trofi liga Europa musim ini setelah mengalahkan wakil Eredivisie, Ajax Amsterdam. Namun, performa tim arahan Jose Mourinho dalam pertandingan tersebut menuai kritik dari salah seorang legenda Ajax, Marc Overmars.

Sebagaimana diketahui, partai final Liga Europa musim ini mempertemukan Manchester united dan Ajax Amsterdam, dimana partai tersebut sendiri berlangsung di Friends Arena, Solda, Stockholm, Swedia, pada Kamis dinihari WIB, 25 mei 2017. Sejak menit pertamma, Ajax Amsterdam mendominasi pertandingan dengan filosofi menyerang, sedangkan Manchester United lebih cenderung bertahan.

Justru, Setan merah yang berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut dengan Paul Pogba yang lebih dulu membuka keunggulan di menit ke-18, sebelum akhirnya Henrikh Mkhitaryan memastikan gelar juara jatuh ke dekapan United melalui golnya pada babak kedua. Selepas pertandingan, Ajax Amsterdam yang mungkin merasa kecewa dengan hasil akhir, melayangkan sindiran sekaligus kritik terhadap gaya bermain tim arahan Jose Mourinho, melalui salah satu legenda mereka, Marc Overmars.

“Gaya bermain kami adalah berani mengambil risiko dalam menyerang dan kami selalu berusaha menguasai jalannya permainan,”

“Namun kebanyakan tim akan menunggu dan berpikir mereka akan lihat apa yang nanti bakal terjadi. Kami tahu kebanyakan pelatih berpikir mereka pertama harus menutup ruang dulu di lini belakang, untuk menghindari kemasukan gol, sebelum bisa bermain lebih ofensif. Apakah Mourinho bersama Manchester United melakukan pendekatan seperti itu? Tentu saja,” buka Overmars, seperti dikutip Telegraph.

Ross Barkley Cocok Main di Manchester United

Pendapat itu datang dari salah seorang mantan pemain andalan The Toffees, Leon Osman yang melihat bahwa tim seperti Manchester United membutuhkan sosok pemain berkualitas dengan kemampuan apik dalam diri Ross Barkley. Namun, dia tidak tahu apakah Barkley mampu menembus tim utama Setan Merah.

Ross Barkley Cocok Main di Manchester United

Ross Barkley disebut-sebut tengah berada di ambang pintu keluar Goodison Park Setelah menolak tawaran perpanjangan kontrak dari pihak Everton beberapa waktu lalu. Terkait hal tersebut, gelandang timnas Inggris ini disarankan menimbang tawaran yang ada di musim panas nanti, terutama jika datangnya dari Manchester United, karena dia dirasa akan cocok bermain di klub tersebut.

Sebagai informasi, gelandang serang berusia 27 tahun itu merupakan salah seorang produk akademi Everton yang kemudian menjadi bagian dari tim utama The Toffees sejak 2010. Dia mulai diandalkan Everton sejak 2013, dan sejak kemunculannya tersebut, sudah banyak tim yang berminat terhadap sang pemain. Namun, Barkley sendiri memutuskan untuk tetap bertahan di Goodison Park.

Saat ini, Barkley menyisakan dua tahun dalam kontraknya bersama dengan Everton, dan belum lama pihak klub mengkonfirmasi bahwa gelandang tim nasional Inggris tersebut tidak menyepakati kontrak anyar yang mereka berikan. tentu saja, ini adalah indikasi tegas bahwa Barkley memang ingin mencoba peruntungan baru bersama klub lain.

Jika memang demikian, bekas gelandang Everton, Leon Osman, menyarankan kepada barkley untuk merapat ke Old Trafford, karna dia dinilai akan cocok bermain bagi tim arahan Jose Mourinho tersebut.

“Dia adalah salah satu pemain top di Liga Primer, Dia mendapati musim yang cukup bagus bersama Everton, mencetak sejumlah gol hebat dan menunjukkan kemampuannya. Jika sebuah tim merasa dia bisa menambahkan kualitas, mereka pasti akan merekrutnya. Sejauh ini dia dirumorkan ke Tottenham. Mereka punya tim fantastis, namun apakah dia bisa masuk ke dalam starting XI? Saya tidak tahu.”

“Saya pikir tim seperti Man United mungkin membutuhkannya. Jose Mourinho suka pemain yang memiliki kecapakan fisik, dia suka jika timnya begitu powerful dan berbadan besar, dan Ross Barkley jelas sangat cocok.” ujarnya kepada talkSPORT.