Pemain Muda Real Madrid ini Akan Perkuat Timnas Maroko

Achraf Hakimi, pemain muda Timnas Maroko

Salah satu pemain dari Real Madrid, yakni Achraf Hakimi sukses menciptakan gol debut untuk Timnas Maroko di laga babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Afrika kontra Mali, pada Jumat (1/9/2017). Dalam laga itu, timnas Maroko sukses menang dengan skor telak 6-0.

Achraf Hakimi yang melaksanakan debut dalam laga resmi internasional dengan timnas Maroko sukses menciptakan gol keempat pada menit ke-72. Gol ini melengkapi perayaan gol Maroko yang diciptakan Hakim Ziyech di menit ke-19 dan ke-61, Khalid Bothaib (27′), Faycal Fajr (86′), dan Mimoun Mahi (88′).

Selama musim ini, pemain berumur 18 tahun tersebut juga baru akan masuk dalam daftar skuat inti Real Madrid. Pemain yang saat ini menjadi bek sayap tersebut merupakan pemain lulusan akademi Real Madrid dan sudah bermain di tim sejak tahun 2006 atau kala dia berumur 7 tahun.

Selama musim ini, Madrid bersama Zinedine Zidane memang lebih memainkan pemain muda. Selain Achraf Hakimi, ada juga pemain muda lainnya, seperti Marco Asensio, Borja Mayoral, Marco Llorente,Theo Hernandez, dan putra sang pelatih, Luca Zidane.

Hal ini sejatinya tidak biasa untuk Madrid, namun bersama Zinedine Zidane, pemain muda lebih mendapat waktu dan kepercayaan membela timnya. Walau dari satu sisi merupakan sebuah hal baik untuk karir Hakimi, tapi perjuangannya masuk sebagai pemain starting eleven di musim ini sepertinya cukup berat karena persaingan dengan Dani Carvajal.

Namun, di timnas Maroko, namanya akan menjadi salah satu pemain di Piala dunia 2018 mendatang. Sementara itu, Maroko akan bertarung di Grup B dengan timnas Spanyol, timnas Portugal, timnas Iran.

Menurut Cristiano Ronaldo, Terlalu Rendah Hati Juga tak Baik

Melihat perjalanan fantastis yang dilakukan Juventus di sepanjang babak group dan Knock Out Liga Champions Eropa musim ini, Bintang Real madrid, Cristiano Ronaldo, enggan mengagungkan tim arahan Max Allegri tersebut. Sikap rendah hati terhadap kekuatan timnya memang diperlukan, tapi jika terlalu rendah hati, juga dianggap tidak bagus oleh Sosok berusia 32 tahun ini.

Menurut Cristiano Ronaldo, Terlalu Rendah Hati Juga tak Baik

Seperti diketahui, Juventus memang menunjukkan kehebatannya musim ini. Mereka tak hanya mampu menegaskan status sebagai yang terkuat di Italia dengan memenangkan Scudetto ke enam secara beruntun dan mempertahankan Coppa Italia untuk tiga edisi terakhir secara beruntun, tapi Taring bianconneri di Liga Champions Eropa patut diacungi jempol.

Skuat yang dibesut Massimiliano Allegri tersebut tampil terengginas sepanjang fase Knock Out, dengan hanya kebobolan satu gol , membuktikan bahwa mereka memang memiliki lini pertahanan terbaik saat ini. Sedangkan di fase group, Buffon cs hanya kecolongan dua gol saja.

Tak heran jika Juventus dianggap sebagai lawan yang akan sangat sulit ditaklukan Real Madrid pada partai final nanti. Namun, Cristiano Ronaldo sendiri enggan terlalu meninggikan derajat tim lawan, dan justru merendahkan performa timnya. Terlalu rendah hati tidak menunjukkan seorang juara menurut Eks Manchester United ini, justru rasa percaya diri yang tinggi dan keyakinan yang sangat diperlukan.

“Hari ketika final dilangsungkan, akan banyak rasa tegang di sana. Jadi saya lebih memilih untuk terus bekerja keras dan tak terlalu memikirkan final. Terlalu rendah hati juga tidak bagus untuk pemain juara. Sebaliknya, kami justru harus yakin dan menunjukkan karakter sejati guna buktikan siapa yang terbaik,” ujar Ronaldo, seperti dikutip Marca.

Jika berhasil memenangkan partai final yang akan berlangsung di Cardiff nanti, Cristiano Ronaldo tak hanya akan mengemas trofi Liga Champions Eropa ke empat dalam karirnya, tapi juga membawa Real Madrid menjadi tim pertama dalam sejarah yang memenangkan dua edisi Liga champions Eropa secara beruntun.